6 Tahap Membangun Toko Online dari Hal yang Kecil

Membangun tempat berjualan tidak harus menyewa tempat. Kamu bisa memulai membangun toko online dari hal kecil. Tidak harus mengeluarkan banyak uang ketika ingin membuat toko online.

Beberapa tips ini bisa kamu buat agar bisa membuat toko online dari hal kecil.

  1. Mengetahui Selera Konsumen

Kamu harus ketahui selera konsumen sebelum membangun toko online. Tentukan usia sasaran konsumen terlebih dahulu. Kalangan konsumen yang bisa kamu tuju bisa dimulai dari anak-anak, remaja atau dewasa. Sesuaikan kalangan konsumen dengan produkmu.

Gender konsumen juga menentukan target. Untuk produk skincare, kamu bisa tentukan produk skincare untuk remaja dan usia dewasa diatas 30. Bahkan, cara berpakaian juga bisa menentukan selera konsumen. Apapun bisa kamu nilai berdasarkan selera konsumen.

  1. Tentukan Jenis Produk yang Paling Banyak Dicari

Mencari produk yang banyak dicari tidak bermaksud untuk meniru-niru. Misalnya kamu menjual produk fashion pria. Kamu harus tahu model baju pria yang paling update. Jadi, setiap tahun kamu harus paham fashion apa saja.

Setiap tahun perkembangan gaya fashion juga berbeda. Kembangkan ide-ide sesuai dengan trend agar bisa menjangkau selera konsumen. Hal ini bisa meningkatkan omset penjualan dari toko onlinemu.

Meskipun jenis produkmu hampir sama dengan produk lain, berikan sesuatu yang berbeda dari produk yang kamu buat.

  1. Merancang Website Toko Online

Agar produkmu semakin dilirik, kamu bisa membangun toko online sendiri. Buatlah toko online yang sederhana. Agar tidak terlalu rumit, kamu bisa menggunakan portal membuat toko online gratis. Kamu juga bisa memanfaatkan Wordpress untuk membuat toko online secara sederhana.

Tahap awal membuat WordPress adalah merancang hosting dan domain. Tahap selanjutnya adalah melakukan penginstallan WordPress. Setelah terinstall, kamu bisa membuat sketsa layout dan install lagi Plugin WooCommerce. Setelah semua terinstall, kamu bisa tambahkan produk pertama.

Jika website toko online sudah jadi, buat optimasi website agar menjadi trending di Google. Setelah semua sudah sempurna, kamu bisa merancang kontenmu dengan maksimal.

  1. Memulai dengan Jangkauan yang Paling Dekat

Agar bisa mengirim barang dengan mudah, pilihlah jangkauan yang paling dekat dahulu. Kamu bisa mencantumkan batasan area pengiriman. Mulailah bisnismu dari hal yang terdekat dahulu. Kamu bisa promosikan produk di sekitar kampungmu.

Cantumkan link WhatsApp bisnis produkmu. Bagikan link WhatsApp Bisnismu melalui grup komunitas terdekat. Namun, kamu harus bisa menempatkan diri. Kamu perlu tahu grup mana yang memperbolehkan aturan berjualan.

  1. Membuat Metode Transaksi Pembayaran yang Mudah

Pastikan cantumkan metode transaksi pembayaran yang mudah. Selain itu, jangan sampai metode pembayaran membingungkan konsumen. Berikan promo pada konsumen agar mereka semakin tertarik dengan produkmu.

Kamu juga bisa tawarkan voucher untuk membeli produkmu satu set. Biasanya konsumen suka dengan yang gratis-gratis. Kamu bisa adakan event giveaway dengan hadiah voucher atau hadiah lainnya.

  1. Integrasikan Website pada Sosial Media di Jam Tertentu

Ketahui jam-jam tertentu saat membagikan link website. Kamu bisa promosikan di saat jam-jam pagi. Selain itu, kamu bisa berikan testimoni khusus agar pelanggan atau konsumen bisa segera membeli produkmu.

Salah satu contoh toko online unik yang bisa kamu tiru adalah Bukuqu.com. Toko tersebut menjual berbagai buku tulis dan stationery untuk keperluan sekolah dan kantor.

Tidak sulit membuat toko online. Kamu bisa merancangnya dimulai dari hal yang kecil dan sederhana, apa kamu juga mau mencobanya dari sekarang?

Cara membuat online shopMembangun toko onlineToko online

Leave a comment

All comments are moderated before being published