Apa Tulisan Tangan Masih Dibutuhkan di Masa Depan?

Tulisan tangan bergeser menjadi tulisan digital di era sekarang. Ini karena semua aktivitas bergantung pada sistem informasi. Karena semua tulisan tangan beralih menjadi ketikkan, tulisan tangan menjadi jarang dipakai. Tulisan tangan apa masih dibutuhkan di masa depan? Simak beberapa jawaban di sini.

Pelajaran Menulis Latin sudah Dihapus

Beberapa negara di belahan Eropa, pelajaran menulis latin sudah dihapus. Di beberapa wilayah di Indonesia pun juga menerapkan hal yang sama. Hal ini karena tulisan tangan tergeser dengan tulisan digital.

Bahkan, anak remaja sekarang cenderung memegang gadget dan laptop. Inilah yang membuat mereka jarang menggunakan alat tulis seperti pensil, pena dan penghapus.

Tulisan Tangan hanya Dianggap sebagai Seni

Tulisan tangan tak lagi dianggap sebagai tugas. Namun, keindahan menulis latin dianggap sebagai seni. Beberapa seniman memang masih memperdalam keahlian tulisan tangan mereka.

Beberapa kemampuan ini mereka manfaatkan sebagai seni tipografi. Banyak para seniman tipografi yang dimanfaatkan dalam jasa desain.

Seni menulis indah juga dituangkan dalam membuat souvenir seperti menulis nama, pajangan dinding atau ornamen tulisan lain. Sekarang, seni tulisan tangan ini sering dijumpai di kafe atau tempat lain.

Terkadang Masih Digunakan untuk Menulis Kartu Ucapan

Tidak selamanya tulisan tangan itu nggak penting. Beberapa kartu ucapan dan surat pribadi masih membutuhkan tulisan tangan. Seseorang perempuan yang mendapatkan surprise dengan tulisan tangan pasti akan suka.

Namun,tidak semua tulisan tangan orang itu bagus. Beberapa orang tidak percaya diri dengan bentuk tulisan mereka sendiri. Oleh karena itu, beberapa orang menggunakan tulisan ketik sebagai gantinya.

Beberapa Surat Lamaran Kerja Masih Membutuhkan Tulisan Tangan

Instansi dan beberapa perusahaan ternama masih membutuhkan tulisan tangan. Tak peduli tulisan tanganmu jelek atau tidak. Bukan jelek atau tidaknya yang menjadi pertimbangan pekerjaanmu lolos.

Tim penyeleksi sendiri biasanya terdiri dari HRD, asisten HRD, dan CEO itu sendiri. Sebelum kamu menemui CEO, tim HRD akan menyeleksi berdasarkan psikologimu. Tulisan tangan termasuk salah satu media yang digunakan untuk menganalisamu. Dari bentuk tulisan tersebut, HRD akan melihat ketekunan dan kerja kerasmu.

Masih Digunakan dalam Pengisian Formulir Konvensional

Di zaman modern, registrasi biasanya cukup mengisi lewat Google Form saja. Pena sudah tidak terlalu dibutuhkan lagi. Banyak orang yang mengisi formulir lewat smartphone mereka.

Namun, bagaimana dengan orang-orang lansia? Mereka masih menggunakan tulisan manual. Pada beberapa instansi dan kantor tertentu, pengisian formulir dilakukan dengan dua cara. Cara yang pertama dilakukan secara online dan yang kedua secara konvensional atau offline.

Jadi, meskipun era digital sudah berkembang, tulisan tangan masih dibutuhkan. Ini karena para lansia juga masih menggunakan tulisan tangan untuk keperluan administratif.

Tulisan Tangan tetap harus Dikenalkan pada Anak Sejak Dini

Meskipun gadget dan games anak-anak berkembang pesat, mereka harus belajar menulis tangan sejak dini. Hindari mengajarkan menulis huruf dengan gadget. Bagaimana jika anakmu hanya bisa membacanya tetapi tidak bisa menulisnya.

Tentunya akan membawa dampak yang buruk jika beranjak dewasa. Mereka cenderung suka membaca saja tanpa menulisnya.

Dengan mengajarkan anak tentang menulis alfabet, mereka lebih tau prosesnya. Jadi, anak-anak menjadi lebih paham ternyata ini caranya membuat huruf A. Namun, tetap teknologi dibutuhkan jika anak sudah lancar menulis dan membacanya.

Bagaimanapun juga tradisi tulisan tangan tidak bisa dihilangkan ya! Tulisan tangan selalu dibutuhkan walaupun berganti zaman kapanpun. Oleh karena itu, belilah buku dan pena yang tersedia di bukuqu.com agar kamu semakin berlatih menulis tangan.

Kamu bisa latih skill tulisan tanganmu dalam bentuk diary mulai sekarang!

DiaryMenulis dengan tanganTulisan tangan

Leave a comment

All comments are moderated before being published