Enam Trik Aman agar Tidak Sampai Terjebak dalam Pinjaman Online

Pinjaman online bukan solusi yang tepat. Pada beberapa kasus, pinjaman online mengorbankan banyak orang. Korban biasanya diintimidasi secara kasar. Ada juga foto korban yang diedit menjadi pelaku asusila.

Perlakuan seperti inilah yang membuat psikis korban semakin rusak. Bahkan, ada korban bunuh diri karena tekanan bunga pinjaman online. Supaya tidak terjebak pinjaman online, enam trik aman ini bisa kamu tiru.

1 Cek Legalitas Jasa Pinjaman

Pertama, kamu harus cek legalitas jasa pinjaman. Pastikan perusahaan sudah terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, kamu perlu memastikan perusahaan terdaftar dalam surat berbadan hukum.

Kepemilikan perusahaan secara resmi dapat dilihat nomor surat resminya. Jika sudah terdaftar secara resmi, bisa dipastikan perusahaan aman.

2 Pastikan Kamu Bisa Membayar Angsurannya

Jika kamu mengajukan pinjaman, kamu harus pastikan bisa membayar angsuran. Kamu harus bisa memiliki bentuk harta lain. Kalau bisa aset tersebut tak bisa dicairkan seperti deposito, emas.

Pastikan juga kamu memiliki penghasilan tetap. Dengan gaji yang kamu peroleh, kamu bisa membayar angsuran sebagian. Hindari prinsip gali lubang tutup lubang. Sebagai salah satu contohnya, kamu meminjam di bank untuk melunasi pinjaman lain.

Hindari kebiasaan hidup boros. Terkadang pinjaman digunakan untuk membeli sesuatu yang tidak penting. Jadi, ubah kebiasaan borosmu agar tidak lari ke pinjaman.

3 Jangan Berpikir Meminjam Uang Kalau Tidak Mendesak

Ketiga, pinjamlah uang sesuai kebutuhan. Jangan berpikir semua bisa diselesaikan dengan pinjaman saja. Pinjaman adalah solusi saat kamu dalam keadaan mendesak. Seperti beberapa contohnya meminjam uang untuk biaya berobat, sekolah atau keperluan mendesak lainnya.

Jika memang mendesak, pilihlah jasa pinjaman online yang tepat. Lihatlah profil perusahaan terlebih dahulu.

Untuk memastikan, kamu harus tahu kejelasan perusahaan. Amati perusahaan dari beberapa aspek mulai dari nama perusahaan, visi perusahaan dan testimoni dari klien sendiri.

4 Hitung Besaran Bunga Serta Denda Apabila Telat Membayar

Kamu bisa mencari informasi sendiri tentang perhitungan ini. Jika masih bingung, kamu bisa tanyakan kepada orang yang ahli di bidang pinjam-meminjam. Apabila kamu masih kurang paham, cari informasi selengkap mungkin lewat Youtube, media sosial, dan unduhan lainnya.

Belajar dari perhitungan bunga secara tepat. Setelah itu, kamu akan paham standar angsuran dan bunga pinjaman. Dengan begitu, kamu semakin tahu perbedaan jasa pinjaman tipu-tipu dan asli.

Besaran angsuran pinjaman biasanya 30 persen dari total pendapatan atau gaji per bulannya.

5 Surat Perjanjian harus Jelas

Kelima, kamu harus tahu kejelasan surat perjanjian antara perusahaan dan peminjam. Baca surat perjanjian terlebih dahulu. Yakinkan semua isi surat sudah jelas.

Informasi yang disepakati secara tertulis biasanya bersisikan besaran angsuran, risiko dan bunga. Sebelum menentukan kesepakatan, kamu harus baca dengan teliti. Jika salah satu peraturan tidak sesuai dengan kemampuanmu, lebih baik tinggalkan saja.

6 Pertimbangkan Secara Matang Sebelum Meminjam Uang

Keenam, pinjaman online ilegal bukanlah cara terbaik untuk memenuhi semua kebutuhanmu. Apabila saudara, keluarga atau tetangga akrabmu masih rela membantumu, kamu bisa meminjam uang kepada mereka.

Jika kamu berani meminjam uang, berarti kamu harus siap mengembalikannya. Selain itu, pertimbangkan dulu kebutuhan kamu. Jika kebutuhanmu tak terlalu penting, sebaiknya tidak mengajukan pinjaman dahulu.

Jadi, perhatikan beberapa pertimbangan sebelum meminjam sesuatu. Kalau perlu, kamu harus menghentikan kebiasaan meminjam uang. Hal ini termasuk dalam kebiasaan yang tidak baik yang perlu diubah.

Daripada uangmu habis untuk angsuran pinjaman, lebih baik gunakan uangmu untuk menabung di hari tua. Jadi, kamu bisa menggunakan uang tabunganmu saat dibutuhkan.

Pinjaman onlinePinjolUtang pinjol

Leave a comment

All comments are moderated before being published